Jual Obat Aborsi Tuntas

Obat Aborsi Tuntas

Apa Bahayanya Ketika Melakukan Aborsi?

Bahaya Ketika Melakukan Aborsi – Ada kasus dimana seorang perempuan harus kehilangan nyawa setelah melakukan aborsi. Hal ini membuktikan begitu besarnya risiko yang harus dihadapi ketika aborsi dilakukan. Lantas manfaat apa yang bisa didapat dari aborsi? Bukankah hanya tindakan bodoh karena membahayakan diri sendiri meskipun dilakukan dengan alasan paling realistis sekalipun?

Tak hanya membahayakan kesehatan fisik namun aborsi juga membawa efek buruk pada kondisi psikologis. Trauma, rasa bersalah, putus asa, hingga percobaan bunuh diri mewarnai kehidupan perempuan yang pernah melakukan aborsi. Belum lagi konsekuensi hukum dan agama yang mengharamkan aborsi, tentu menambah daftar panjang “penderitaan” perempuan yang nekat menggugurkan kandungannya.

Risiko Bahaya Melakukan Aborsi

Sepertinya masyarakat sangat paham dengan bahayanya melakukan aborsi. Meski begitu masih ada yang nekat melakukannya, bahkan prosentasenya semakin bertambah. Hal ini mengindikasikan bahwa sosisalisasi bahaya aborsi harus ditingkatkan lagi. Tidak hanya masyarakat perkotaan, tapi di desa-desa terpencil juga penting dilakukan penyuluhan.

Mendapatkan kehamilan yang tidak direncanakan sebelumnya, acapkali menimbulkan beban mental luar biasa. Kehamilan yang tidak diinginkan dipandang sebagai “bencana” yang mengancam karir bahkan masa depan perempuan. Karena kehamilan tak terduga inilah yang memicu munculnya banyak praktik aborsi. Contohnya klinik-klinik aborsi ilegal yang membuka praktek di perkotaan.

Lalu apa sebenarnya bahaya melakukan aborsi?

Harus diketahui semua perempuan, terutama kalangan awam, aborsi bukan merupakan proses menggugurkan kandungan yang bisa dilakukan dengan prosedur medis sederhana. Artinya, jika dilakukan sembarangan, atau tanpa prosedur yang benar maka dapat menimbulkan risiko kesehatan serius.

Bahaya Melakukan Aborsi

Dampak secara fisik, perempuan bisa mengalami perdarahan hebat, infeksi leher rahim, bahkan dapat berujung kematian. Begitu juga risiko secara psikologis tak bisa dianggap remeh. Bagi sebagian perempuan, aborsi menimbulkan trauma psikologis serius seperti cemas, depresi, perilaku temperamental, bahkan gangguan jiwa.

Bagi perempuan yang belum mengerti bahaya sering melakukan aborsi, berikut ini penjelasannya.

  • Risiko Bayi Lahir Prematur

Bayi yang lahir prematur setelah sempat dilakukan aborsi bisa diartikan sebagai hasil aborsi yang gagal. Bahkan risiko bayi lahir prematur dan cacat cukup besar pada kehamilan berikutnya. Banyak penelitian yang menunjukkan bahwa perempuan yang pernah mengalami aborsi (disengaja maupun tidak disengaja) berisiko bayi lahir prematur untuk kehamilan di masa mendatang.

Aborsi yang disengaja berpotensi menyebabkan kerusakan organ reproduksi perempuan. Tak hanya itu, aborsi juga memicu trauma, bahkan merusak bagian leher rahim sehingga memicu bayi lahir premature.

  • Menyebabkan Kerusakan Leher Rahim (serviks)

Logikanya, leher rahim termasuk bagian paling penting pada proses kehamilan. Namun aborsi dipastikan dapat merusak leher rahim itu sendiri. Kerusakan ini bisa saja terjadi karena leher rahim robek, lecet, bahkan rusak akibat intervensi alat-alat aborsi yang digunakan.

  • Menyebabkan Infeksi

Sama seperti kerusakan leher rahim, infeksi pada organ reproduksi bisa saja terjadi karena peralatan medis yang digunakan. Besar kemungkinan yang dimasukkan ke dalam rahim adalah  alat-alat tidak steril sehingga menyebabkan infeksi. Infeksi kemungkinan juga bisa muncul akibat aborsi yang tidak lengkap, misalnya masih ada sisa darah atau jaringan embrio yang tertinggal di rahim.

  • Menyebabkan Pendarahan Hebat

Ketika proses aborsi memaksa leher rahim membuka lebar, kemungkinan ada bagian leher rahim yang robek. Kondisi ini memicu pendarahan hebat yang sulit dihentikan sehingga membahayakan keselamatan perempuan yang mengandung. Jalan terakhir untuk mengatasi kondisi tersebut biasanya dilakukan intervensi bedah kecil.

  • Menyebabkan Kematian

Ketika tubuh mengalami infeksi secara total, maka risiko paling buruk yang terjadi adalah kematian. Inilah puncak bahaya melakukan aborsi dimana kematian mungkin satu-satunya peringatan begitu berbahayanya tindakan aborsi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jual Obat Aborsi Tuntas © 2017