Jual Obat Aborsi Tuntas

Obat Aborsi Tuntas

Inilah Tips Mendukung Perempuan Setelah Aborsi

Keputusan menggugurkan kandungan memang bisa berdampak pada banyak hal. Tak sedikit perempuan yang mengalami stress bahkan gangguan mental setelah melakukan aborsi. Intinya aborsi bisa menyisakan trauma berat, dan jika tidak mendapat dukungan dari orang yang tepat bisa berakibat pada terganggunya psikologis.

cara mendukung perempuan setelah aborsi

Banyak orang yang bisa mendukung perempuan setelah aborsi, namun hanya sedikit yang bisa memahami atau bagaimana cara merespon sikap emosional perempuan yang kadang masih terpengaruh oleh perisiwa aborsi nya. Disini kamu bisa menjadi seorang profesional untuk membantu perempuan yang mengalami trauma atau guncangan setelah aborsi. Ada cara mendukung perempuan setelah aborsi ada pula sikap yang tidak mendukung. Tugas kamu adalah membedakan keduanya.

Sikap atau dukungan yang disarankan

  • Tanyakan dengan lembut “bagaimana kabarmu?”
  • Katakan bahwa kamu memang tidak dapat menyembuhkan “lukanya” namun yakinkan bahwa dia tidak sendiri.
  • Perlihatkan kepedulian dan perhatian kamu.
  • Biarkan dia berbicara, tugas kamu hanya mendengar dan menghibur, bukan memberikan argumentasi.
  • Jangan mengatakan sesuatu yang bersifat mengajari.
  • Tak hanya mendengarkan tapi kamu juga harus bisa mengarahkan dan membantu apapun yang bisa kamu lakukan untuk dia.
  • Selalu katakan kamu mengerti dan dapat merasakan luka hati yang ia alami.
  • Katakan bahwa posisinya memang sulit dan kalau kamu berada di posisi dia, kamu juga akan mengambil keputusan yang sama.
  • Tetaplah tersenyum saat dia mengekspresikan emosinya, penyesalannya, atau kemarahannya.
  • Kalau dia mulai menarik diri dari pergaulan, terus hubungi dia. Bila perlu datang ke rumahnya lalu ajak jalan-jalan ke tempat yang menyenangkan.
  • Kamu harus jaga privasinya. Jangan katakan apapun pada orang lain tentang apa yang terjadi jika ia tidak mengijinkan.

Hindari sikap yang tidak mendukung seperti ini:

  • Berbicara dampak buruk terkait keputusan yang telah ia ambil.
  • Mengecilkan perasaannya dengan mengatakan ada jalan lain kecuali aborsi sehingga membuatnya semakin stress, sedih dan berduka.
  • Menghindar saat ia ingin memeluk sementara ia butuh ditenangkan dengan perlakuan yang menentramkan, bukan sekedar kata-kata.
  • Terus menghindar karena tidak tahu harus berbuat apa, atau merasa tidak nyaman dengan apa yang telah ia lakukan.
  • Mengalihkan topik pembicaraan saat ia mulai bercerita tentang aborsinya.
  • Memaksa dia bangkit secepatnya dan tidak perlu terlalu lama berduka. Dia butuh waktu lama untuk sembuh dari trauma yang mungkin tidak bisa ia lupakan.
  • Bertanya bagaimana perasaannya seandainya kamu tidak mau mendengarkan keluhannya.
  • Merendahkannya dengan mengatakan bahwa ia belum siap menjadi ibu atau contoh ibu yang buruk atau kata-kata lain yang konotasinya seolah memvonis dia bukan seorang ibu atau calon ibu yang baik.
  • Mengatakan bahwa seharusnya tindakan itu dipikirkan terlebih dulu.
  • Tidak melihat situasi, tapi langsung memberi komentar seharusnya dia cepat pulih, Hal ini akan membuatnya justru merasa lebih buruk.
  • Menjadikan tema aborsi sebagai bahan candaan.
  • Menjaga jarak dengannya dan membuat ia semakin sulit menghubungi sementara ia sedang butuh dukungan.
  • Mengatakan kalimat “lupakan semua, jangan menyalahkan diri sendiri”. Ia tidak butuh kata-kata itu saat emosinya masih labil.

Banyak cara mendukung wanita sehabis aborsi. Bukan hanya kata-kata bijak atau motivasi tapi juga dalam bentuk tindakan. Setegar-tegarnya perempuan ia tetap butuh dukungan dan support dalam kondisi emosi yang labil. Apalagi persoalannya berkaitan dengan aborsi yang kemungkinan sempat terjadi konflik batin sebelum keputusan diambil.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jual Obat Aborsi Tuntas © 2017