Jual Obat Aborsi Tuntas

Obat Aborsi Tuntas

Mengapa Aborsi Itu Dosa?

Apakah aborsi itu dosa? Jawabannya jelas IYA. Dengan alasan apapun aborsi adalah tindakan yang tidak dibenarkan dari segi hukum dan agama. Semua agama yang dianut masyarakat Indonesia bahkan mungkin di dunia, tidak ada satupun yang membenarkan aborsi.

Namun disini kita tidak akan mengupas satu persatu ayat-ayat dalam kitab suci semua agama yang melarang aborsi. Namun disini kita akan membahas konsekuensi aborsi, terutama dampak buruk yang ditimbulkan baik dari sisi fisik dan mental.

Jika aborsi itu dosa, mengapa masih banyak orang yang melakukannya? Hal tersebut kembali pada keimanan masing-masing. Artinya disini ada faktor sebab akibat. Jika seseorang menganut gaya hidup bebas tanpa payung agama yang kuat, hampir pasti terjerumus ke hal-hal yang negatif. Adalah hal biasa jika akhirnya hamil diluar nikah yang berujung pada tindakan aborsi.

Lalu bagaimana dengan kehamilan akibat kekerasan seksual? Apakah juga berdosa jika kemudian melakukan aborsi? Tentu saja. Bagaimanapun prosesnya, terlepas apapun penyebabnya, janin dalam kandungan adalah titipan Tuhan yang tidak seorangpun bisa merenggut hak hidupnya secara paksa.

Efek Negatif Aborsi

mengapa aborsi itu dosa? Sebenarnya aborsi bukanlah pilihan tapi bentuk dari keegoisan. Mungkin pilihan terbaik bagi ibu hamil karena bisa saja memutuskan meneruskan kehamilan apapun resikonya. Atau justru memilih aborsi karena merasa ada “benda asing” yang dianggap “mengganggu”. Namun bagaimana dengan bayi dalam kandungan? Bukankah pilihannya hanya satu yaitu MATI?

Adalah hal yang wajar jika banyak efek negatif yang kemudian muncul karena aborsi itu menentang hukum alam serta hukum Tuhan. Efek negatif terjadi terutama pada ibu bayi, ayah biologisnya, keluarga pelaku, generasi muda, dan seluruh masyarakat umum yang telah merenggut hak hidup yang telah digariskan oleh Tuhan.

aborsi itu dosa

Wanita yang melakukan aborsi dalam kasus ini adalah pihak yang paling besar menanggung efek negatif baik secara fisik maupun psikologis. Secara fisik besar kemungkinan akan mengalami komplikasi aborsi, infeksi, perdarahan hebat, bahkan yang paling buruk adalah kematian.

Berdasarkan penelitian yang dirangkum Journal of the National Cancer Institute Amerika, aborsi meningkatkan risiko kanker payudara mencapai 50%. Apa hubungannya aborsi dengan kanker payudara? Perlu diketahui, aborsi membuat proses perkembangan natural payudara menjadi terputus sehingga selnya berisiko tinggi mengalami keganasan. Bagi yang pernah melakukan aborsi maka risiko gagal pada kehamilan berikutnya meningkat 45%. Komplikasi yang mungkin terjadi biasanya bayi lahir prematur atau serviks rusak.

Jika dilihat dari faktor kejiwaan atau mental, tekanan yang dirasakan wanita yang mengalami aborsi (terutama aborsi yang disengaja) sangat luar biasa. Mereka akan merasakan depresi, kesedihan berkepanjangan, membenci diri sendiri, berubah temperamental, bahkan karena terus dikejar rasa bersalah cenderung ada niat ingin bunuh diri.

Berdasarkan studi yang dilakukan oleh David Reardon pemimpin The Elliot Institute for Social Scineces Research, wanita yang kemudian menyesal telah melakukan aborsi jumlahnya mencapai 98%. Yang punya niat ingin bunuh diri sebesar 28% sedangkan yang mengalami nervous breakdown sebesar 20%, sementara 10% dirawat dalam pengawasan pskiater karena mengalami depresi berat. Data-data tersebut belum termasuk mereka yang mendapat tekanan sosial dari lingkungan dan masyarakat.

Anjuran Bagi Mereka yang Membantu Aborsi

Aborsi yang kemudian dilegalkan dengan alasan tertentu kadang sering disalahgunakan. Hal tersebut semakin memerosotkan moral generasi muda yang masih labil dan sering salah arah. Banyak yang kemudian mengagungkan kepuasan seksual, keegoisan, namun melepaskan tanggung jawab begitu saja. Sebuah mentalitas yang bertentangan dengan ajaran agama apapun.

Bukan hanya berkaitan bahwa aborsi dosa atau tidak. Terlepas dari itu, dianjurkan bagi para dokter, tim medis, atau siapa saja yang pernah terlibat dalam tindakan aborsi, baik menganjurkan, membantu, atau melakukan proses aborsi untuk segera menghentikan praktik tersebut. Dengan demikian orang semakin sadar bahwa aborsi merupakan tindak kejahatan yang bertentangan dengan norma hukum dan agama.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jual Obat Aborsi Tuntas © 2017