Jual Obat Aborsi Tuntas

Obat Aborsi Tuntas

Infeksi Setelah Abortus! Bagaimana Cara Mengatasinya?

Aborsi atau tindakan menghentikan kehamilan dengan obat Misoprostol membutuhkan pertimbangan yang benar-benar matang. Bukan hanya dampak secara psikologis tapi risiko terjadinya komplikasi dan infeksi setelah aborsi juga perlu diperhatikan secara serius.  Intinya aborsi bisa menjadi sangat berbahaya jika tidak dibarengi dengan tindakan yang tepat, termasuk penggunaan dosis obat yang sesuai anjuran.

Mengetahui tanda infeksi setelah aborsi memang cukup krusial mengingat efek yang muncul sangat berpengaruh pada kesehatan jangka panjang. Bukan hanya penggunaan dosis obat yang tepat tapi kesehatan fisik, riwayat penyakit, hingga memastikan usia kehamilan merupakan faktor penting yang perlu diketahui sebelum aborsi.

Lantas tindakan apa yang harus diambil jika terjadi komplikasi atau infeksi setelah aborsi? Bagaimana cara mengetahui tanda-tanda terjadi infeksi aborsi?

Tanda-tanda Komplikasi dan Infeksi Setelah Aborsi

Ragu, cemas, panik dan segala macam rasa takut adalah hal yang wajar terjadi pada perempuan yang yang baru melakukan aborsi. Hal ini terjadi karena minimnya informasi yang relevan terkait aborsi, termasuk cara mengantisipasi risiko yang muncul. Sejatinya aborsi merupakan intervensi kesehatan yang aman untuk kesehatan perempuan. Munculnya rasa panik dan takut biasanya berhubungan dengan kecemasan adanya komplikasi dan infeksi, atau resiko kesehatan jangka panjang lainnya.

tanda infeksi setelah aborsi

Setelah aborsi dengan obat Misoprostol, perempuan masuk masa follow up atau bahasa medisnya observasi. Identifikasi berbagai tanda klinis maupun non-klinis akan dilakukan oleh dokter maupun konselor dalam masa observasi ini. Namun tanpa bantuan dokter maupun konselor, perempuan dan pasangannya bisa mengidentifikasi komplikasi dan tanda-tanda infeksi setelah aborsi secara mandiri.

Berikut ini tanda-tanda umum komplikasi dan infeksi setelah aborsi

  • Terjadi pendarahan berat lebih dari 2-3 jam. Ini bisa dilihat dari penggunaan pembalut yang harus diganti dua kali per-jam yang mengindikasikan darah mengalir sangat deras.
  • Mengalami sakit kepala dan badan terasa sangat ringan. Hal ini menandakan perempuan kehilangan banyak darah yang dapat membahayakan kesehatan. Meski begitu kasus ini sangat jarang terjadi, bahkan tak lebih dari 1%.
  • Setelah minum obat Misoprostol perempuan mengalami nyeri berat bahkan hingga beberapa hari.
  • Mengalami keputihan dengan bau sangat menyengat (busuk).
  • Terjadi demam diatas 38-39 derajat Celsius dan berlangsung lebih adri 24 jam.

Jika terjadi beberapa gejala diatas, terutama demam tinggi 38 derajat Celsius atau bahkan mencapai 39 derajat Celsius sebaiknya segera dibawa ke dokter. Begitu juga jika terjadi keputihan dengan bau menyenga,t perlu pemeriksaan lebih lanjut sebab kemungkinan besar terjadi komplikasi infeksi. Biasanya untuk kasus infeksi ini dokter akan memberikan obat infeksi atau antibiotik Doxycyline.

Disini perempuan tidak perlu mengatakan pada tim dokter bahwa telah melakukan aborsi, sebisa mungkin katakan keguguran terjadi secara alami atau spontan. Secara medis seseorang yang melakukan aborsi sulit terdeteksi dan sulit dbuktikan.

Bagaimana cara mencegah komplikasi dan infeksi setelah aborsi?

Komplikasi infeksi bisa terjadi dimana saja di area organ kewanitaan dan rahim. Namun infeksi yang paling umum biasanya terjadi di saluran rahim dan tuba. Untuk mencegah atau meminimalkan terjadinya infeksi setelah aborsi ada beberapa hal yang harus diperhatikan:

  • Jangan memasukkan benda atau apapun ke organ kewanitaan selama 2 minggu setelah aborsi, termasuk cairan antiseptic pembersih organ intim.
  • Jangan melakukan hubungan seks selama 2 minggu atau ketika pendarahan belum benar-benar berhenti.
  • Selama pendarahan hanya gunakan pembalut, jangan gunakan tampon (douche) selama 2 minggu.

Tanda-tanda infeksi setelah aborsi sangat mudah dikenali. Tinggal bagaimana perempuan bisa mengantisipasi terjadinya infeksi untuk kesehatan jangka panjang.

Incoming search terms:

  • cara tuntas setelah aborsi
  • ciri ciri infeksi setelah melakukan aborsi denfan cytotec
  • ciri ciri infeksi stelah ab
  • ciri infeksi setelah aborsi
  • dampak aborsi dan cara mengobatinya
  • Resiko aborsi dan caramengatasinya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jual Obat Aborsi Tuntas © 2017